Jumat, 14 Januari 2011

aku yang menantimuu

Aku berbicara kepada angin
Memandang sendu pada senja
Emosi pada dinding
Berteriak pada cermin
Tersenyum pahit pada pelangi
Menangis pada hujan
Mengadu pada langit
Bercermin pada laut
Mengutuk pada bumi.
Memohon pada Tuhan

"Angin,, kuminta. Kau sampaikan galau ini padanya." 

"Senja, tolong lukiskan aku di indahmu, agar dia melihat dan mengingatku" 

" Dinding merapuhlah atas resahku, kuharap hatinya pun begitu"

"Cermin pecahlah, hilangkan lukisan wajah sendu didalammu" 

"Pelangi membentanglah jadilah jembatan aku ingin sampaikan pesan kepadanya. Pesan hati" 

"Hujan, deras lah deraslah lebih deras lagi, wakilkan tangisanku aku yang menanti dan terabaikan" 

"Langit lihatlah aku resah disini. Suaraku tak didengarnya. Bolehkah aku mampir,dan berteriak dari sana? Barangkali dia bs mendengarku"

"Laut bisakah kau tenang sejenak? Aku ingin bercermin melihat diriku yang terabaikan aku yang sesak tentang hati" 

"Bumi terlalu sempit atau terlalu luas kah kau untuk menghadirkan jutaan perih dibatinku. Atau aku yang terlalu lemah?"

"Tuhan kumohon sekedar beri ingatan tentangku di benaknya. Buat dia sedikit saja mengerti aku menantinya dengan perih"


"Gracewidyaneni"23sept 01:20.

0 komentar:

Posting Komentar


Followers

Sponsor

 

yayakblog | Copyright © 2011
Designed by Rinda's Templates | Picture by Wanpagu
Template by Blogger Platform